Jumat, 25 Juni 2010

Salting

Hmm.. penyakit yang satu itu emank nyebelin bgt, bikin gw jadi kikuk..
pertama muka rasanya panas bgt, taw dah jadi merah apa nggak.. selanjutnya lidah jadi keseleo, mau ngomong “A”, yang keluar malah “B”.. yang paling ngebetein kalo niy mulut ngeluarin celetukan yang gak enak.. dan berikutnya gw jd gak taw arah, mau jalan ke “sana” malah jadi belok ke “sini”.. mau ngelakuin “ini” malah jadi ngelakuin”itu”.. hhaaiiissshhh.. pusiiinngg..

Hmm.. kalo dah kumat tuh penyakit, mendingan gw diem ajah dah.. daripada salah ngomong or salah bertindak.. yang ada ntar malah salah paham.. hiks..hiks..hiks..

Peace and sorry yah kalo ada omongan, komentar or kelakuan gw yang bikin gak enak or bikin tersinggung.. itu gara2 penyakit salting gw kumat.. hehehe.. ^^v


verve vine

Rabu, 23 Juni 2010

I Have No Idea

Jujur, gw sendiri bingung mau nulis judul apa.. kejadian tadi pagi bener2 buat gw syok n jadi merenung kembali..

Pagi sekitar jam 5.30, nyokap bangunin gw.. beliau bilang kalau Mamanya teman gw sekaligus tetangga gw meninggal dunia..

Gw syok banget, karena Almh. kelihatan segar bugar.. kemarin, Almh masih sempat negor gw.. masih sempat senyum n keliatan berbinar matanya waktu cerita baju yg gw kasih buat cucu Almh. udah di pakai n bagus.. masih sempat kasih tau gw, parkir mobil di sebelah sini ajah karena disebelah sana ada pohon pisang..

Entahlah, gak terlalu dekat sama Almh., tapi sedikit banyak gw merasa kehilangan sosok Almh.. sosok yang sangat perhatian..

Kejadian yang mendadak bgt ini bikin gw jadi takut.. takut kalau harus kehilangan orang2 yang dekat di hati gw.. apalagi secara mendadak.. ngebayangin gak bisa lihat senyum mereka lagi, gak bisa dengar suara mereka lagi, gak bisa nyentuh mereka lagi, gak bisa bisa liat mata mereka yang berbinar lagi, gak bisa bercanda sama mereka lagi, gak bisa ngebahagiain mereka lagi, untuk selama-lamanya.. takut banget..

Ngutip puisinya Pak Habibie untuk Almh. Istrinya, yang kena bgt di hati gw..
"…adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagian dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi..."

Bagi dunia, kita hanyalah seseorang.. bagi seseorang, kita adalah dunianya..


verve vine

Selasa, 15 Juni 2010

Touched My Heart

Senin malam sekitar jam 10 gw berangkat ke tempat nasabah lama gw, seorang Ibu yg tinggal satu lingkungan sama gw.. mau gak mau ketemunya malam karena Beliau pulangnya memang selalu malam, hari Sabtu dan Minggu pun selalu sibuk.. gw datengi Beliau untuk review polisnya, karena sebentar lagi Beliau mau pensiun..

Singkatnya, Beliau cerita banyak ke gw.. satu pelajaran dari Beliau yang mengingatkan gw, jangan pernah menilai orang hanya dari penampilan luarnya, status sosial, profesi, atau jabatannya.. kalau kata Ciciku, “kita baru bisa tahu sebenarnya karakter orang itu seperti apa, setelah kita kerja bareng sama dia.” hmm.. memang dalamnya hati manusia itu seperti kotak sulap, kita gak pernah tau apa yang bisa keluar dari dalamnya..

Satu hal lagi yang buat gw salut sama Ibu, dalam hal iman.. Beliau selalu berdoa sebelum mengambil keputusan apapun.. gak pernah berkeluh kesah dan selalu yakin Tuhan pasti punya rencana di balik semua masalah yang Dia ijinkan terjadi.. Beliau juga bilang, seperti kata Mama gw, “ jangan jemu2 untuk berdoa, sampaikan kepada Dia, apa yang menjadi kerinduan hati kita, yakinlah Dia akan memberi yang terbaik..”

Gw gak tau udah jam berapa, karena gw gak sempet liat jam lg.. akhirnya setelah beberapa lama, gw pamit pulang sama Ibu.. rumah Ibu gak terlalu jauh dari rumah gw sekitar 200 meter, jd gw jalan kaki sambil bawa senter.. hmm, gak nyangka pas dah setengah jalan, dari kejauhan gw denger suara motor bokap.. hehehe.. ternyata Papa ngejemput gw.. walau dah setengah jalan tp gw terharu bgt..

Papa bilang kalau dia tadinya mau samper gw sambil jalan kaki, tapi gak kuat jalan lagi cos jalannya nanjak.. jadi Papa balik lg ambil motor.. hehehe.. emank c kalau mau ke rumah si Ibu mesti lewati dua tanjakan yang lumayan curam..

Hmm.. ampe rumah ternyata dah jam 23.45, pantes Papa ngejemput.. hehehe.. thanks a lot yah Pa.. Love u..

verve vine

Selasa, 01 Juni 2010

If Tomorrow Never Comes

If I knew it would be the last time that I’d see you fall asleep, I would tuck you in more tightly, and pray the Lord your soul to keep.

If I knew it would be the last time that I’d see you walk out the door, I would give you a hug and kiss and call you back for just one more.

If I knew it would be the last time I’d hear your voice lifted up in praise, I would tape each word and action, and play them back throughout my days.

If I knew it would be the last time, I would spare an extra minute or two, to stop and say “I Love You”, instead of assuming you know I do.

So just in case tomorrow never comes and today is all I get, I’d like to say how much I love you and I hope we never will forget.

Tomorrow is not a promised to anyone, young or old alike and today may be the last chance you get to hold your loved one tight.

So if you’re waiting for tomorrow, why not do it today? For if tomorrow never comes, you’ll surely regret the day, that you didn’t take that extra time for a smile, a hug, or a kiss and you were too busy to grant someone, what turned out to be their one last wish.

So hold your loved one close today and whisper in their ear, that you love them very much and you’ll always hold them dear.

Take time to say “I’m sorry”, “please forgive me”, “thank you” or “it’s okay”.

And if tomorrow never comes, you’ll have no regrets about today.


~Norma Cornett Marek~


Message di atas di kirim ama Ciciku via BBM tadi pagi.. :D;

Me      : Love u ci.. Miss u.. ({}) :* :D
Ciciku  : :* ({})
Ciciku  : Love you too my little sister..my partner also:D
Me      : :D thanks ci.. :*


verve vine

Minggu, 30 Mei 2010

Photography

Hmm.. suka banget sama yang namanya liat gambar, lukisan or foto2 yang keren, unik, n bagus2.. obyek yang paling gw suka pemandangan.. pantai; tempat2 yang unik; sunset n sunrise; gedung2 dari sudut or sisi yang gak biasa; animal; human emotion, expression n interaction; n foto hitam putih..

Kemarin, temennya Yulia yg kebetulan BBMnya gw add, ada tanya.. foto profil di BBM gw pantai melulu, memang gw suka n sering jalan2 yah... terus gw ada jawab itu foto ambil di internet.. hehehe.. pantesan bagus2 fotonya kata dia.. hehehehe.. suka jalan2nya iyah, tp seringnya ngga.. =p

Pengen banget travelling, ke tempat2 baru yang lom pernah gw datengi, ambil foto2.. tp lom ada yang mau di ajak.. hehehehe.. Yulia ada bilang after bulan juni dia baru bisa plan jalan2.. hmm.. mesti gw bujuk2 terus supaya dia nepatin janjinya.. hehehe..

O iyah, niy ada foto yang gw ambil di tol pas pulang nganter koko gw ke bandara..

              

   






Niy juga ada foto yg gw ambil pas lg nunggu nasabah di daerah Patung Petani..










Hehehehe.. masi keliatan amatirnya yah... enjoy it..


verve vine

Selasa, 11 Mei 2010

Mulut Yang Usil

Di padang gurun yang sangat panas...... Seorang kakek dan cucunya yang masih kecil berjalan bersama untanya menuju sebuah kota untuk menjual barang-barang mereka. Mereka bertiga terus berjalan, melewati kota demi kota dalam perjalanan tanpa kenal lelah untuk berdagang. Sang cucu begitu bersemangat karena ini adalah pertama kalinya ia keluar dari ladang menuju kota. Banyak sekali pertanyaan yang ia lemparkan kepada sang kakek. Terjadilah percakapan antara cucu dan sang kakek.

Cucu: Kakek, seperti apakah kota itu?
Kakek: Ramai dan penuh warna.
Cucu: Seperti apakah yang dimaksud dengan penuh warna?
Kakek: Karena penuh dengan berbagai jenis manusia.
Cucu: Apakah ada banyak anak-anak sepertiku?
Kakek: Betul, banyak sekali.
Cucu: Apakah banyak juga kakek-kakek seperti kakek?
Kakek: Cukup banyak.
Cucu: Apakah mereka juga berambut putih seperti kakek?
Kakek: Nak, hari ini adalah hari yang istimewa. Kakek ingin memberi sedikit pelajaran yang luar biasa buatmu.
Cucu: Waw! Apakah itu?
Kakek: Ini kejutan, dan ada syaratnya. Mampukah kamu bertahan?
Cucu: Apapun Kek, apapun syaratnya aku mau.
Kakek: Baiklah, syaratnya adalah kau tutup mulutmu, bukalah telingamu lebar-lebar selama perjalanan ini hingga kita sampai kerumah. Bisa kaan?
Cucu: Bisa kek.

Mereka berjalan menuju kota pertama, Kakek dan Cucu menuntun untanya. Mereka berdua berjalan kaki menuntun unta. Memasuki kota pertama, tampaklah serombongan para pedagang yang sedang berdagang. Ketika melihat Kakek dan Cucunya menuntun unta, mereka menertawakan Kakek dan Cucunya. "Kakek dan cucu yang bodoh sekali, punya unta kok jalan kaki. Baru lihat orang sebodoh ini."

Lalu berjalanlah Kakek dan Cucunya menuju kota kedua. Ketika itu sang cucu begitu lelahnya, hingga ia memutuskan untuk menunggang unta sementara Kakek menuntun unta. Ketika memasuki kota kedua untuk berdagang, ada para penduduk yang sedang berkumpul rapat dewan kota. Ketika melihat rombongan cucu-kakek-unta ini lalu berkata-kata satu dengan yang lainnya, "Dasar cucu tidak tahu diri, kasihan sekali kakek itu, diisuruh jalan kaki menuntun unta sendirian. Cuaca kan panas, benar-benar cucu yang tidak berbakti!"

Lalu sesudah berdagang di kota kedua berangkatlah mereka ke kota ketiga. Kali ini Kakek begitu lelah, bertukar tempatlah mereka. Kali ini Kakek menunggang unta, sementara Cucu menuntun untanya. Memasuki kota ketiga, seperti di kota pertama ada pula gerombolan penduduk yang sedang bersantai-santai. Ketika melihat rombongan cucu-kakek-unta ini mereka berkata-kata satu dengan yang lainnya, "Dasar kakek gila! Kasihan sekali anak kecil itu, disuruh jalan kaki seharian nuntun unta. Sudah bau tanah saja masih seperti itu. Kakek yang kejam!"

Sesudah berdagang di kota ketiga berangkatlah mereka ke kota terakhir. Saat ini Kakek dan Cucunya begitu lelah, mereka berdua menunggang punggung unta tersebut karena barang dagangan sudah tinggal sedikit. Memasuki kota terakhir, seperti di kota pertama ada pula gerombolan penduduk yang sedang arisan. Ketika melihat Kakek dan Cucunya menunggang unta, mereka berkata-kata satu dengan yang lainnya, "Ga Kakek, ga Cucu... Sama saja, ga punya belas kasihan. Kasihan banget si unta, disuruh bawa barang, sekaligus juga dikendarai. Benar-benar jahat sekali."

Hari menjelang senja, Kakek dan Cucunya berjalan pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang, Cucu hanya terdiam berpikir keras. Terjadilah percakapan lain dalam perjalanan pulang mereka.

Kakek: Nak, apakah ada yang mengganggu pikiranmu?
Cucu: Aku bingung Kek.
Kakek: Tentang apa?
Cucu: Tentang orang-orang tadi, mengapa mereka mengata-ngatai kita?
Kakek: Orang tadi mengata-ngatai apa?
Cucu: Kita disebut bodoh, aku disebut cucu tidak berbakti, dan Kakek disebut kejam, bahkan terakhir kita disebut jahat.
Kakek: Lalu mengapa?
Cucu: AAAH!!! Kakek koq begitu? Mengapa Kakek menerima saja kita dicap seperti itu?
Kakek: Wah, rupanya kamu belum belajar, Nak.
Cucu: .......... Belajar apa?
Kakek: Pertanyaan Kakek padamu adalah, apakah kita bodoh? Apakah kau cucu tidak berbakti? Apakah aku kejam? Apakah kita jahat seperti yang mereka katakan?
Cucu: .............. Tidak.............
Kakek: Kalau kita tidak seperti apa yang mereka katakan, mengapa kita harus peduli dengan apa yang mereka katakan?
Cucu: .......................................(menghela nafas, karena masih belum bisa mencerna kata-kata kakek).
Kakek: Lalu soal perkataan mereka, dari mulut siapakah itu berasal?
Cucu: Dari mulut mereka! (setengah marah, karena masih mengingat apa yang sudah terjadi).
Kakek: Lalu itu artinya hak mereka mau bilang apa tentang kita. Mampukah kita mengatur apa yang akan mereka katakan tentang kita? Apakah kita bisa memaksa mereka untuk terus memperkatakan hal-hal manis tentang kita? Dan bukanlah urusan kita mempedulikan apa omongan mereka, karena apa yang mereka omongkan merupakan urusan mereka dengan tuhan mereka. Biarlah kita menjaga diri kita berjalan sesuai dengan jalan Tuhan kita.
Cucu: ..................(tertegun dan terus berpikir menuju pencerahan)

Moral kisah ini:

Kalau kita tidak seperti yang mereka gosipkan, tidak perlu kita menggubris perkataan mereka. Nikmati hidup saja dan bersukacita. Tidak perlu kita sampai sakit hati, jantung jadi sesak, otak jadi pusing, tidak bisa tidur, stress memikirkan hal yang tidak perlu. Adalah hak mereka untuk menggunakan mulut dan lidah mereka.

Sisi positifnya adalah Anda tidak butuh tim promosi mempromosikan ketenaran Anda bukan? No matter what you do, people have their own opinion regardless how sincere you do it. Tidak peduli apapun yang Anda lakukan, orang-orang memiliki pendapat mereka sendiri tak peduli seberapa tulus Anda melakukan apa yang Anda lakukan. Maka lebih baik Anda mengecek hati Anda sendiri saja daripada mengurusi omongan orang lain yang tidak ada habisnya. Hidup ini simple alias sederhana, janganlah dibuat rumit.


Sumber: K-Ray Cahyad

Jumat, 07 Mei 2010

Kursus Nyetir Mobil

Hari ini jam 3 sore, jadwal gw kursus nyetir mobil untuk pertama kalinya..Whuaaaa… deg..deg..deg… jantung derasanya deg2an bgt, lom apa2 dah keringetan.. apalagi gw juga lom bisa bawa motor.. lom ada pengalamn sama sekali dijalanan..

Mas Fahmi, guru nyetir gw bilang santai ajah.. hehehe.. ngomong doank c gampang, prakteknya booo.. tp gw excited bgt.. n ternyata nyetir mobil itu gampang2 susah.. kalo dah biasa pasti lebih gampang.. (sotoy bgt yah gw?, hehehehe..)

Tiap mindahin gigi, kopling harus diinjek ampe abis, gas di lepas.. tiap ngerem mobil ampe berhenti, kopling harus diinjek abis sambil injek rem, karena kalo kopling gak diinjek sedangkan gigi nggak dalam posisi netral, mesin mobil bisa mati mendadak..

Kalo ngerem untuk mengurangi kecepatan di jalan biasa ajah gak usah injek kopling, gas di lepas n injek rem dikit.. kalo ngerem pas polisi tidur, kopling injek setengah, rem dikit ajah.. hehehehe.. kalo ngerem pas lampu merah (berhenti agak lama), injek kopling ampe abis, injek rem ampe abis, pindahin gigi ke posisi netral supaya mesin mobil nggak mati..

Kalo mo mundur, pake gigi r, maen kopling n rem ajah..

Whuaaa.. jadinya gak sabar niy.. pengen cepet2 belajar lagi supaya cepet bisa bawa mobil sendiri.. hehehehe =)

Alasan kenapa gw harus bisa bawa mobil sendiri:

1.supaya gak tergantung sama orang lain.. kemana-mana minta tolong supir nganterin..

2.supaya bisa nganterin mama n papa kemana ajah, tempat yang mereka mau kunjungi sesuka mereka..

3.supaya bisa pergi prospek bareng or follw up bareng sama ciciku naik mobil, jadi ciciku gak kepanasan lagi di jalan n gak pusing mikirin bis adanya ampe jam berapa.. hehehehe…

4.supaya bisa jalan2 sama teman2ku tersayang naik mobil, supaya mereka juga seneng n nyaman..

5.supaya pas ke tempat nasabah, keliatan lebih rapi karena gak keringetan n rambut gak awut2an ketiup angin.. hehehe..

6.n balik ke poin 1, supaya bisa lebih irit, gak bayar supir, hehehehe…. =P

hmmm… wish me luck u sesi kursus berikutnya.. hehehehe..


verve vine